Lima Gangguan Kesehatan Akibat Minuman Energi
Lima Gangguan Kesehatan Akibat Minuman Energi
Minuman energi sering jadi pilihan mereka yang ingin mengembalikan
stamina, membantu lebih fokus, hingga menghilangkan haus saat panas.
Padahal minuman berbahan pemanis buatan dan kafein ini memiliki beberapa
dampak yang kurang baik bagi kesehatan.
Risiko kesehatan
yang terkait dengan minuman energi ini terkait dengan kadar gula dan
kafein yang tinggi dalam minuman tersebut. Apa saja bahayanya?
Berikut lima kemungkinan risiko kesehatan akibat mengonsumsi minuman energi:
Tekanan darah tinggi
Sejumlah
penelitian menunjukkan bahwa minuman energi dapat menyebabkan
peningkatan tekanan darah karena kadar gula dan kafeinnya yang tinggi.
Sebuah
penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association
menemukan bahwa minuman energi menghasilkan perubahan yang lebih dalam
pada tekanan darah dan jantung daripada mengonsumsi minuman berkafein
sendirian, dengan jumlah yang sama.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Masalah jantung
Sebuah
penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Amino Acids mengatakan
bahwa mengkonsumsi minuman energi menyebabkan kontraksi jantung yang
lebih kuat, yang bisa berbahaya bagi beberapa orang dengan kondisi
jantung tertentu.
Studi lain yang diterbitkan dalam
Canadian Journal of Cardiology juga menunjukkan hubungan antara minuman
energi dan kejadian jantung di kalangan remaja.
Diabetes
Penelitian
menemukan bahwa minuman energi tidak hanya menyebabkan peningkatan
kadar gula, tetapi juga menyebabkan resistensi insulin, sehingga
meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.
Obesitas
Minuman
energi mengandung jumlah kalori yang tinggi karena sebagian besar
berasal dari gula, sehingga dapat menyebabkan obesitas dan kanker.
Karena minuman energi mengandung kalori ekstra, sehingga para ahli
kesehatan mengatakan bahwa mengonsumsi minuman ini dapat berkontribusi
pada obesitas dan kerusakan gigi, terutama pada anak-anak.
Depresi dan kecemasan
Sebuah
studi menunjukkan bahwa minuman energi dapat memicu depresi dan
kecemasan pada pria muda. Penelitian yang melibatkan lebih dari 1000
orang muda yang dilakukan oleh Telethon Institute for Child Health
Research ini, mengidentifikasi minuman energi sebagai "faktor risiko
potensial" untuk masalah kesehatan mental pada pria.
Penelitian
menunjukkan bahwa hanya dengan mengonsumsi minuman energi sebesar
250ml atau lebih dalam sehari dapat meningkatkan risiko kegelisahan dan
depresi yang semakin kuat.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris

Comments
Post a Comment