Micellar Water dan Efek Buruknya untuk Kulit
Micellar Water dan Efek Buruknya untuk Kulit
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Produk pembersih berupa micellar water semakin populer digunakan oleh
banyak wanita di dunia. Selain praktis dan multifungsi, micellar water
juga disebut mampu membersihkan riasan wajah dengan baik.
Akan tetapi di tengah ramainya produsen kosmetik yang merilis
micellar water, ada studi dan praktisi yang mengungkap efek buruk produk
tersebut. Dermatologis Julia T. Hunter, MD mengatakan micellar water
tidak dapat melenyapkan semua kotoran dari kulit.
Dilansir dari Insider,
micellar water disebut bisa memicu infeksi, gatal, pembengkakan, dan
kekeringan pada kelopak mata karena tidak dapat membersihkan riasan
dengan sempurna. Untuk mencegah efek samping, dermatologis dan
ophthalmologis merekomendasikan penggunaan make up remover sebelum micellar water. Tujuannya adalah memastikan wajah benar-benar bersih.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
Optometris
di Beverly Hills, Kambiz Silani, OD menerangkan produk pembersih wajah
berbasis minyak dapat memicu pertumbuhan bakteri. Salah satu dampaknya
adalah terjadi meibomian gland dysfunction (MGD). "MGD adalah kondisi
serius yang menyebabkan inflamasi, dan atau terhambatnya kerja kelenjar
minyak di kelopak mata," jelas Silani. Ketika kelenjar minyak pada mata
terganggu, mata akan menjadi kering, iritasi, dan memerah.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Sebuah
penelitian yang dipublikasikan di Journal of Ophtalmology pada 2015
menghubungkan gejala-gejala tersebut dengan penggunaan pembersih wajah
berbahan dasar minyak. Penelitian itu mengungkap makin banyak kaum
wanita yang mengeluhkan tanda seperti yang dijelaskan Silani.
Walaupun
produsen micellar water mengklaim produknya bebas minyak, hal itu
dianggap menyesatkan. Teknologi micellar tidak dapat dipisahkan dari
molekul pembersih berbahan minyak dan air. Silani mengatakan sodium EDTA
yang umum dipakai dalam pembuatan micellar water bertanggung jawab
dalam terjadinya iritasi mata.
Menurutnya, cara terbaik
menjaga kesehatan mata adalah menghindari penggunaan riasan mata tahan
air. Karena, biasanya riasan tahan air perlu dibersihkan dengan
pembersih berbahan dasar minyak.

Comments
Post a Comment